DPC PKB Lombok Barat Gelar Halal Bihalal Bersama DPW PKB NTB di Hotel Puri Indah

Poto kegiatan Halal Bihalal DPC PKB Lobar

Mataram, 5 April 2025 — Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lombok Barat menggelar acara Halal Bihalal bersama jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB NTB di Hotel Puri Indah, Mataram. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu siang, mulai pukul 14.30 WITA, dan dihadiri oleh pengurus DPC PKB,  Aleg serta kader PKB Lombok Barat.

Acara dimulai dengan sambutan penuh makna dari Ketua DPC PKB Lombok Barat, TGH. Hudori Ibrahim, Lc., M.H. Beliau membuka dengan ucapan Minal Aidin wal Faizin, dan mengingatkan kembali pentingnya tradisi Halal Bihalal sebagai sarana memperkuat silaturrahmi pasca bulan Romadhan dan memperkokoh soliditas perjuangan partai.

“PKB adalah rumah besar perjuangan umat. Kita semua adalah keluarga besar yang harus siap siaga dan kuat dalam menjalankan mandat organisasi,” tegasnya. Tak lupa, beliau juga menyampaikan rasa syukur atas capaian besar PKB, khususnya peran strategis partai sebagai inisiator lahirnya Undang-Undang Desa dan Undang-Undang Pesantren — tonggak penting yang menunjukkan komitmen PKB terhadap kemajuan masyarakat akar rumput.


Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI. Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa kader PKB harus tampil sebagai solusi nyata di tengah masyarakat, terutama dalam suasana politik nasional yang sedang relatif tenang.

“ Kader PKB harus selalu hadir. Kita harus tetap turun ke masyarakat, membawa solusi, bukan sekadar janji. Jaga marwah partai dengan kerja-kerja konkret,” ujar Lalu Hadrian.

Beliau juga menegaskan tiga tugas utama bagi seluruh kader dan pengurus PKB:

1. Konsistensi dalam menyelesaikan persoalan umat dan bangsa, khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi yang menuntut kader untuk adaptif dan proaktif.

2. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi, dengan mengoptimalkan pemanfaatan dua aplikasi utama PKB: Simpel dan SMS, sebagai instrumen penguatan koordinasi dan kerja pengurus dan kader.

3. Memperkuat dan memperluas jaringan, tak hanya dengan NU, tetapi juga seluruh organisasi sosial keagamaan dan komunitas lintas agama. PKB harus tetap terbuka dan menjadi wadah inklusif bagi semua kalangan.

Acara kemudian ditutup dengan doa penuh harap yang dipimpin oleh Dewan Syuro DPC PKB Lombok Barat, TGH. Hamdi, S.Pd., yang memohon keberkahan perjuangan dan keteguhan langkah seluruh kader dalam mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara melalui wadah PKB.

Halal bihalal ini menjadi peneguh bahwa PKB Lombok Barat siap melangkah lebih jauh — mengokohkan barisan, menjaga nilai-nilai, dan menjawab tantangan zaman dengan karya nyata.