Pada tanggal 17 hingga 19 Juli 2024, Pulau Bali menjadi saksi terlaksananya kegiatan Sekolah Pemimpin Perubahan yang diadakan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk wilayah Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Maluku Utara. Kegiatan ini merupakan salah satu program strategis yang wajib diikuti oleh semua kader PKB, terutama anggota DPR se-Indonesia, dengan tujuan memperkuat basis partai dan membekali para kader dengan kemampuan kepemimpinan yang relevan dengan tantangan zaman.
Kegiatan ini menyatukan para kader dari berbagai daerah untuk mendalami berbagai aspek kepemimpinan, termasuk pengelolaan partai politik, ideologisasi, kaderisasi, serta manajemen organisasi. Tidak hanya itu, acara ini juga menjadi ajang diskusi tentang bagaimana PKB dapat tetap relevan di tengah disrupsi yang terjadi di segala lini kehidupan, termasuk dunia politik.
Sambutan Ketua Umum DPP PKB, Dr. Haji Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PKB, Dr. Haji Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., menyampaikan bahwa dunia politik dan kehidupan masyarakat saat ini tengah mengalami perubahan besar yang disebut sebagai disrupsi. Ia menegaskan bahwa disrupsi tersebut tak terkecuali memengaruhi partai politik, yang sebelumnya dianggap sebagai institusi yang relatif stabil dalam pengelolaan dan penyikapan perubahan.
Menurut Muhaimin Iskandar, disrupsi ini membawa dampak signifikan dalam banyak hal, mulai dari cara kerja partai dalam mengelola organisasi hingga proses perekrutan kader dan sistem kaderisasi. Hal ini mengharuskan partai politik untuk melakukan penyesuaian, adaptasi, dan perbaikan dalam berbagai aspek, agar tetap relevan dan dapat berkontribusi secara optimal bagi kepentingan bangsa dan negara.
Pergeseran dalam Pengelolaan Partai dan Kaderisasi
Muhaimin juga menyoroti bahwa dalam menghadapi disrupsi, partai politik tidak bisa lagi menggunakan pendekatan yang kaku atau tunggal. Dibutuhkan cara pandang yang lebih fleksibel dan adaptif dalam mengelola kader dan struktur organisasi partai. Salah satu hal yang ditegaskan adalah pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap perubahan yang terjadi di masyarakat, serta kemampuan untuk menyiapkan kader dan pemimpin yang bisa menghadapi tantangan global.
Ia mengingatkan, jika partai politik tidak mampu beradaptasi dengan perubahan ini, maka bisa jadi partai tersebut hanya akan menjadi bagian dari sejarah, dengan nama besar yang terukir di lembaran-lembaran kertas dan jejak digital, tanpa kontribusi nyata bagi perkembangan bangsa. Oleh karena itu, kegiatan Sekolah Pemimpin Perubahan ini diadakan untuk memperkuat kader-kader PKB agar dapat memimpin dengan bijak dan visioner, serta memperkuat basis partai di seluruh wilayah Indonesia.
Kegiatan yang Mengedepankan Keterampilan Kepemimpinan dan Adaptasi
Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai sesi pelatihan dan diskusi yang sangat relevan dengan kondisi politik saat ini. Materi yang disampaikan meliputi berbagai aspek kepemimpinan yang dibutuhkan dalam dunia politik modern, mulai dari kemampuan dalam mengambil keputusan, komunikasi politik yang efektif, hingga strategi pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia di partai.
Salah satu highlight dari acara ini adalah diskusi mengenai perubahan perilaku pemilih yang semakin terpengaruh oleh teknologi dan informasi digital. Dalam konteks ini, PKB harus mampu mengadaptasi cara-cara konvensional dalam berpolitik dengan cara-cara yang lebih inovatif, berbasis teknologi, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Membangun Kader yang Siap Memimpin Bangsa
Pentingnya kaderisasi yang berbasis pada nilai-nilai ideologi yang kuat menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Para peserta didorong untuk memahami esensi dan perjuangan PKB sebagai partai yang mengedepankan nilai keagamaan, kebangsaan, dan sosial. Hal ini sangat penting agar kader-kader PKB tidak hanya berkompetisi untuk meraih kursi, tetapi juga memiliki komitmen untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan berkeadilan.
Seiring dengan perkembangan zaman yang sangat dinamis, kemampuan adaptasi dan kesiapan dalam menghadapi tantangan global menjadi bekal utama bagi para pemimpin masa depan. Dalam hal ini, PKB bertekad untuk terus membangun dan memperkuat struktur partainya, memastikan bahwa setiap kader yang terlibat dalam partai benar-benar siap dan kompeten dalam menjalankan amanah yang diberikan.
Menguatkan Basis Partai di Semua Tingkat
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat dan memperluas basis PKB di seluruh wilayah. Para peserta yang datang dari Bali, NTB, NTT, Maluku, dan Maluku Utara diberikan pemahaman pentingnya peran mereka dalam membesarkan partai dari tingkat bawah hingga ke tingkat pusat. Hal ini sejalan dengan upaya PKB untuk meningkatkan kualitas kader di seluruh tingkatan, mulai dari tingkat ranting hingga pimpinan di level provinsi dan pusat.
Para kader yang terlibat langsung dalam kegiatan ini juga diharapkan dapat membawa ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk diterapkan di daerah mereka masing-masing. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang tidak hanya memimpin dengan kekuatan politik, tetapi juga dengan kedalaman pemahaman ideologis yang kuat, serta komitmen terhadap kemaslahatan umat dan bangsa.