Praya, Rabu 02 April 2025 – Ketua DPW PKB NTB bersama Dewan Syuro, Sekwil dan Pimpinan Ponpes Darussalam Bermi menggelar diskusi penting di kediaman Ketua DPW PKB NTB di Praya. Agenda utama pertemuan ini adalah persiapan menyambut kedatangan KH. Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Syuro DPP PKB sekaligus mantan Presiden RI, ke Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPW PKB NTB mengungkapkan bahwa KH. Ma'ruf Amin dipastikan akan hadir di NTB, akhir bulan april 2025 tepatnya di Pondok Pesantren Darussalam Bermi, yang merupakan pesantren Wakil Ketua III DPRD Lombok Barat. Kehadiran KH. Ma'ruf Amin diharapkan menjadi momentum penting bagi konsolidasi para ulama dan penguatan nilai-nilai politik rahmatan lil 'alamin yang selama ini digaungkan oleh PKB.
Ketua DPW PKB NTB menekankan pentingnya mengumpulkan para Ketua Syuro PKB se-NTB dalam acara tersebut. Selain itu, juga akan diundang para tuan guru, baik yang berafiliasi dengan PKB maupun yang tidak. “KH. Ma'ruf Amin selalu menekankan pentingnya politik rahmatan lil 'alamin, yakni politik yang membawa kesejahteraan bagi semua,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW PKB NTB juga menjelaskan perbedaan antara "politik kiai" dan "kiai politik." Menurutnya, "kiai politik" adalah kiai yang sekadar mengikuti arah politik tertentu tanpa memiliki prinsip yang jelas. Sebaliknya, "politik kiai" adalah politik yang tunduk pada nilai-nilai yang diajarkan para kiai, yang berbasis pada nasihat dan petunjuk ulama.
“PKB ini adalah politik kiai. Politiknya ikut nasihat kiai, ikut petunjuk kiai. Itulah yang membedakan dengan partai lainnya. Gerakan politik kita bukan sekadar mencari kekuasaan, melainkan bertumpu pada upaya perbaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Bermi menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena pesantren tersebut menjadi sohibul hajat dalam acara besar ini. Ia menegaskan bahwa momen ini menjadi motivasi bagi para kader penggerak partai untuk semakin berjuang membangkitkan PKB di NTB.
Diskusi berlangsung sangat menarik, membahas berbagai kisah perjuangan serta tugas PKB dalam memperbaiki hubungan hablum minallah, hablum minannas, dan hablum minal alamin. Para peserta begitu antusias hingga tak terasa waktu berlalu dari usai salat Isya hingga pukul 23.00.
Dengan adanya kunjungan KH. Ma'ruf Amin ke Ponpes Darussalam Bermi, perkiraan akhir april 2025 diharapkan semakin menguatkan peran pesantren dalam membangun politik kebangsaan yang berlandaskan pada nilai-nilai keislaman dan kebijaksanaan para ulama.