KURIPAN – Kegiatan sosialisasi penerima Program Indonesia Pintar (PIP) berlangsung pada Kamis pagi, 5 Maret, mulai pukul 10.00 WITA, dengan dihadiri oleh para wali siswa penerima bantuan dari 22 sekolah se-Kecamatan Kuripan. Jumlah siswa yang tercatat sebagai penerima manfaat dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 2.300 siswa dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta. Suasana berlangsung khidmat sekaligus penuh antusiasme dari para wali siswa yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, TGH. Hardiyatullah menyampaikan sambutan sekaligus memberikan apresiasi kepada Lalu Hadrian Irfani yang dinilai terus memperjuangkan berbagai program dari kementerian mitra Komisi X DPR RI, khususnya di sektor pendidikan.
Menurut beliau, banyak program yang telah diperjuangkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Program tersebut mencakup bantuan bagi siswa melalui Program Indonesia Pintar (PIP), perbaikan sarana dan prasarana sekolah, program revitalisasi pendidikan, hingga perjuangan peningkatan kesejahteraan guru serta beasiswa bagi mahasiswa.
Sementara itu, dalam sambutan yang sangat dinantikan oleh peserta, Lalu Hadrian Irfani menjelaskan berbagai program pendidikan yang terus diperjuangkan untuk dibawa ke Nusa Tenggara Barat. Ia menegaskan bahwa kebutuhan pendidikan siswa harus terpenuhi dengan baik, sehingga pihaknya menargetkan sekitar 200 ribu siswa di NTB dapat menerima bantuan PIP pada tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa besaran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima siswa setiap tahun adalah:
PAUD : Rp450.000,
SD : Rp450.000,
SMP : Rp750.000,
SMA/SMK : Rp1.800.000
Selain bantuan bagi siswa, ia juga menekankan pentingnya beasiswa bagi mahasiswa jenjang S1 dan S2, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan melalui program revitalisasi sekolah. Tidak kalah penting, menurutnya, adalah perjuangan peningkatan kesejahteraan guru yang terus disuarakan agar kualitas pendidikan semakin meningkat.
Beliau juga menyampaikan bahwa Partai Kebangkitan Bangsa akan segera meluncurkan program “1 Desa 10 Sarjana.” Program ini bertujuan untuk mendorong lahirnya generasi muda berpendidikan tinggi di setiap desa sehingga dapat berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat tentang program bantuan pendidikan sekaligus memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran bagi siswa yang membutuhkan, sehingga dapat membantu mereka melanjutkan pendidikan dengan lebih baik.